" Selamat sore, Nadya..." sapa Zara pada Nadya yang nampak bahagia dengan kedatangannya bersama Galan. " Mbak Zara... Aku kangen..." ucap Nadya sambil menyambut pelukan Zara kepadanya. " Apa kabar?" tanya Zara yang kemudian duduk di kursi yang terletak di samping tempat tidur Nadya. " Baik, mbak. Halo, Galan. Apa kabar?" ucap Nadya pada Galan yang kini meletakkan sekeranjang buah yang mereka bawa di atas meja. " Baik. Kamu gimana? Udah baikan?" " Yeah... Lumayan lah... Udah agak lebih baik dari kemarin." jawab Nadya. " Kamu itu butuh istirahat. Jangan maksain diri. Nggak semua daya tahan tubuh orang itu sama, jadi jangan terlalu paksa tubuh kamu untuk beraktivitas." ucap Zara dengan tulus. " Wohoho... Lihat deh siapa yang sedang ceramahin aku. Padahal mbak Zara sendiri juga baru sem

