Hard Day

1625 Words

“ Sayang, bangun…” bisik Zara dengan lembut sambil mengecup pipi dan bibir kekasihnya penuh kasih sayang. “ Hmm… Kenapa?” tanya Galan yang masih enggan membuka matanya dan malah semakin menarik Zara kembali dalam pelukannya. “ Nadya udah mau datang buat dandanin aku untuk photoshoot…” “ Emangnya sekarang jam berapa?” “ Jam 7.29.” “ Masih pagi banget. Tidur lagi aja dulu.” ucap Galan sambil membenamkan wajahnya ke dalam lekuk leher Zara. “ Nggak bisa, sayang… Kami mau nyiapin banyak hal.” “ Tapi aku masih pengen sama kamu.” “ Dan kamu pikir aku nggak? Aku juga… Tapi gimana dong?” “ Oke oke… Aku balik ke kamar mas Anton aja. Semalam dia ngasih tahu kalau katanya dia udah balik. Tapi nggak bilang juga kemana dan naik apa.” ucap Galan yang kini membuka kedua matanya dan menatap langit

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD