Harinya Naura

2272 Words

“Pilih salon yang tidak ada karyawan pria!” seru Dimas dengan suara lantang. Naura minta ditemani ke salon kecantikan untuk potong rambut dan meni pedi cure. Atas ide yang diberikan oleh Bu Tania. Permintaan gadis itu langsung diiyakan oleh Dimas. Namun, dengan syarat tidak boleh ada satupun pria yang ada di salon itu. “Salon langganan Mama semua karyawannya perempuan, kecuali Pak satpam dan tukang parkir,” ujar Bu Tania. “Pesan ruang VIP. Dimas tidak mau ada pria yang melihat rambut Naura,” pinta lelaki itu pada sang Mama. “Iya, Sayang— Mama sudah pesan ruang VIP. Tidak akan ada pria yang melihat mahkota calon mantu,” goda Bu Tania pada putranya. Baru kali ini Naura diantar ke salon kecantikan oleh Dimas. Biasanya dia potong rambut diantar oleh Bundanya. Karena Si Ayang sangat pose

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD