PART 17

1282 Words

"ANAAA LO KEREEEEN BANGEEEEETTTT!!!" seru Dea setelah dua makhluk tadi lari entah kemana. Alan serta ketiga sohibnya mengikuti Dea yang menghampiri Ana ditengah lapangan. "Ck, elah De, toa lo kumat mulu yah hari ini?" decak Ana kesal sambil menoyor jidat Dea. "Ish lo nih, bisa kali ngga main jitak!" rutuk Dea sebal sambil mengelus jidatnya. "Wih piaraannya tadi ngamuk yah sweety?" sindir Alan. "Piaraan apaan?" Tanya Ana bingung. "Macan lo tadi tuh ngamuk waktu ada santapan tadi," sambung Dea yang masih mengelus jidatnya. Jeda sesaat, Ana masih mencerna kata Dea dan Alan. "Yeee… emangnya Ana pawang macan??!" Gerutu Ana begitu paham apa yang dimaksud kakaknya dan Dea.  "Duh kayaknya lo tadi kerasukan ya An makanya loading lo lama?" ledek Dea, baru Ana akan menjitaknya lagi Dea udah a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD