16 | Bermalas Malasan

1241 Words

Pagi ini, Gisa sudah sibuk menyuapi Angga memakan sarapan nya. Bukan karena Angga memaksanya, tapi ini keinginan Gisa sendiri. Tanpa Angga duga, Chita datang tanpa memberi tahu nya terlebih dahulu. Tatapan Gisa dan Chita saling bertemu. Gisa merasa bingung atas kehadiran Chita, sedangkan Chita merasa tidak suka melihat Gisa sedang menyuapi Angga. "Chita? Kamu kenapa ada di sini?" tanya Angga terkejut atas kehadiran Chita. "Chita?" gumam Gisa. Ia merasa familiar dengan nama itu. "Aku ke sini mau jenguk kamu. Aku dengan kamu kecelakaan setelah membantu seseorang. Sepertinya orang yang kamu bantu orang yang sangat merepotkan." "Kenapa nggak hubungi aku dulu?" "Aku ngak mau. Lagi pula kamu begini gara-gara dia kan?" ujar Chita menatap Gisa dengan tatapan kesal. "Kau cuma membuat hidup A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD