28 | Pasrah

1185 Words

"Kakak nggak pergi kerja?" tanya Eva saat melihat Gisa tidak mengenakan seragam kantor. "Kakak ambil cuti beberapa hari." jawab Gisa mulai menyiapkan bahan-bahan yang akan ia masak. Sedangkan Eva terdiam memperhatikan setiap gerak gerik Gisa. Eva merasa bersalah. Karena Eva sangat tahu saat ini Gisa pasti sedang menghindari Angga. "Kamu nggak usah khawatir. Kakak hanya perlu waktu untuk menenangkan diri saja." ujar Gisa saat menyadari perubahan raut wajah Eva. Gisa tidak ingin menyalahkan Eva. Karena yang salah di sini adalah Angga, bukan Eva. "Ah! Iya, kak." jawab Eva merasa kikuk. "Hari ini biar kakak yang urus Kana." "Iya, kak. Kalau begitu aku berangkat dulu, kak." ujar Eva sambil menyalami tangan Gisa. "Loh? Nggak sarapan dulu?" tanya Gisa. "Aku ada urusan dulu kak, lebih bai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD