Agra membanting setir ke kanan, ia berhenti di pinggir jalan dan berulang kali menjambak rambut kesal. Ia tidak tahu, apa yang terjadi dengan dirinya hingga semudah itu terpengaruh ucapan yang belum tentu benar. Perselingkuhan Gio dan Agnia, hal itu kembali berputar di otaknya. “Apa yang terjadi sebenarnya? Apa benar ibu melakukan hal yang tidak sebenarnya terjadi, apa iya, ibu memfitnah Agnia? Untuk apa?” Agra terus bergumam sendiri. Ia kembali mengemudikan mobilnya menuju rumah. Tujuan pertamanya adalah bertemu dan bertanya masalah Agnia padanya. Sebelum itu ia mencoba mendengarkan kembali rekaman yang dikirim Agnia. “Sial!” Mobil memasuki halaman rumah megah Agra. Di sana terparkir mobil milik Hana yang ternyata singgah lebih dulu dari pada Agra. Pria itu turun kemudian dengan

