Part 26

542 Words

Aku tersenyum saat melihat mereka begitu bersemangat,tidak aku pungkiri jika aku sangat merindukan kehangatan scralet dan sialnya aku benar-benar tidak bisa  menghubunginya. Jauh didalam benakku aku bertanya kepada diriku sendiri,dimana dia bagaimana keadaannya dan apakah dia baik-baik saja. Jujur aku benar-benar melepas kontak menghilang tanpa jejak,begitu bodoh dan pengecutnya aku,dengan entengnya meninggalkan wanita yang sudah aku gagahi wanita yang sudah aku nanti dan wanita yang sangat-sangat aku cintai. Aku mendengus sinis saat melihat panggilan ponsel yang masuk,dengan nada dingin aku menjawab panggilan telfonnya”why..?” “william...sayang..apa kau tidak merindukanku..?”tanyanya dengan sedikit desahan yang hampir membuatku muntah. “no...”jawabku singkat karena ingin segera men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD