Valerie terus berjalan mondar-mandir sambil sesekali membentak para penjaga di luar. Dia sudah di kurung di sini cukup lama dan itu membuatnya sangat bosan. Perutnya sudah membesar dan sebentar lagi akan melahirkan. Jika hamil anak immortal maka pertumbuhannya sangat cepat di banding manusia biasa dan Reynalf dengan teganya mengurung dia di sini. "Ck b******k bagaimana aku bisa keluar." Valerie menggigit kuku panjangnya. "Sayang, sebentar lagi kita akan bertemu. Kau bersabar ya! Semoga saja ayahmu menjemput kita." Valerie mengelus-elus perutnya dengan sayang. Karena lelah Valerie akhirnya duduk ia memejamkan matanya. Penjara tersebut sangat tenang hingga membuat Valerie hampir tidur. Tapi niatnya harus batal karena sel penjara tiba-tiba di bobol dan hancur berantakan. Salah satu be

