13. Peringatan Keras

1297 Words

Menyadari arah sorot mata Lucas, tubuh Edmund menegang. Cepat-cepat ia menutup telepon dan berjalan menuju meja. Namun, belum sempat ia meraih rambut sampel, Lucas telah lebih dulu mencengkeramnya. “Apa ini? Kau diam-diam mengambil rambut putriku? Apa tujuanmu sebenarnya, hmm? Kau sungguh berniat merebut istri dan anakku rupanya!” hardik Lucas dengan mata terpelotot. Rahang Edmund pun berdenyut-denyut. Ia sebetulnya sudah muak dengan Lucas sejak pertemuan pertama mereka. Sekarang, setelah gertakan keras itu, kebenciannya berlipat ganda dan tidak lagi tertahankan. “Berani sekali kau menyebut Sky putrimu?” Lucas tersentak mendengar nada dingin Edmund. “Apa maksudmu? Bukankah sudah jelas kalau dia anakku?” Suaranya turun drastis. Sambil mendengus, Edmund tertunduk. “Kurasa kita tidak p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD