Ikki terus menyeringai ke arah bus yang sedang melayang-layang di udara. Dialah orang yang mengangkat bus yang berbobot cukup berat itu dengan sangat mudah menggunakan kekuatan pikirannya. Ia benar-benar seorang Genesis yang hebat. Sementara itu, Rakha yang berada di dalam bus segera melihat ke arah luar jendela, dan didapatilah pemuda-pemuda yang sepertinya seumuran dengannya atau malah lebih tua sedikit, sedang berdiri sambil menatap ke arah bus. Salah satu pemuda yaitu Ikki, langsung memberikan salam pada Rakha yang saat ini tengah menatap ke arahnya. "Selamat datang di tempatku," kata Ikki melalui telepati. Rakha langsung melebarkan kedua matanya ketika suara itu terdengar di dalam kepalanya. "Sial! Jangan-jangan mereka adalah rekan-rekan Mino dan Wei. Ini benar-benar gawat," batin

