Bab 20 Adik Ipar Mengesalkan

1999 Words

“Apa-?!” Brylee terkaget mendengar Doel mengatakan Valdin menginap di pendopo taman halaman depan perguruan demi menanti Chiara mau ditemui sang presdir. Dia dibawa si kakek ke ruang tengah lantai tiga ini. “Huk, huk, huk!” lantas dia tersedak dan batuk-batuk. Seumur hidup dia mengasuh Valdin, baru kali ini keponakan dia jatuh cinta dengan dalam ke perempuan. Dulu saat bersama Finta dan Karla, sang keponakan tidak blingsetan jika pacar mendadak menghilang. Ketika pacar kembali, sikap pangeran biasa saja, tidak menanyakan kenapa menghilang dan tidak marah. “Huk, huk!” dia masih terbatuk-batuk. Doel menghela napas, cepat menotok syaraf pernapasan di d*** Brylee agar mereda tersedaknya. “Thanks!” Brylee menghembuskan napas, merasa lega, lantas sedikit mengurut kening, “Valdin oh Valdin!”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD