83.Maukah Menerima

1050 Words

Bibir Alula terangkat sebelah. Ia tertawa sumbang. “Buls*it! Saya sudah mual dengan kata-kata suka atau cinta! Dan saya tidak percaya dengan bualan Anda, Bapak Dosen yang terhormat.” Alula hendak melangkah, tetapi pasminanya ditarik Lutfan hingga akhirnya urung. Ia memegangi pasminanya. “Pak, lepas! Tolong!” teriak Alula. Saat itulah, Lutfan mencekal telapak tangan Alula dan memasangkan cincin yang baru dibeli secara paksa. "Pak!" “Sekarang kamu sudah saya ikat dan tidak boleh ada pria lain yang melamarmu. Kamu milik saya.” “Paak! Hah!" Alula sudah tidak bisa berkata-kata lagi. Ia sangat lelah dengan hari ini. Wanita itu ingin mengumpati pria di hadapannya, tetapi menahan diri. Hanya air matanya yang terus berderai. Alula ingin melepas paksa cincin itu, tetapi ditahan oleh Lutfan.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD