Alfonzo menembak kepala Xavier hingga pria itu limbung jatuh di samping kiri tentu saja dengan kepala yang sudah terisi peluru oleh Alfonzo. Sedangkan pria itu segera bangkit mendekati Gia, ia menggelengkan kepalanya ia menumpukan kepala Gia di pahanya dan mengusap rambut sang istri lembut. "A-Al ...." lirih Gia yang berhasil membuat Alfonzo mengangguk patuh dengan air mata yang sudah berada di sudut matanya. "Ya, kau ingin apa tunggu sebentar kita akan ke rumah sakit," bisik Alfonzo dengan mengecup puncak kepala Gia. "Ada rumah sakit di dekat sini, Al. Mungkin tiga sampai lima kilometer dari sini," ucap Davis yang juga ikut khawatir dengan kondisi Gia. "K-kau dengar? Ada rumah sakit, kita akan ke sana, tolong bertahan," ucap Alfonzo seraya meraih tangan Gia dan mengecup tangan Gia yang

