Pertunangan

2578 Words

Mentari mulai terbit menampakkan dirinya, secerah demi cerah cahaya mulai memasuki celah-celah kamar Clara. Perlahan Clara mulai membuka tirai dan jendelanya. Dengan langkah pelan, Clara mulai berjalan kearah balkon kamar yang menjadi tempat favouritenya. Clara memejamkan matanya sesaat untuk menikmati udara segar pagi ini, terdiam beberapa saat untuk menikmati suasana pagi hari yang amat sangat dia rindukan. Seulas senyuman Clara pun terbit dari bibir mungilnya, dia mulai membuka matanya dan tatapannya menyapu kearah seluruh penjuru halaman bawahnya. Clara menengok ke bawah. Tumbuhan hijau dan berwarna-warni menghiasi taman kecil yang berada di halaman Clara. Senyuman manis selalu terukir di bibir Clara, hingga beberapa saat kemudian suara Sarah yang sedang memanggil Clara pun membuat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD