Sesampainya Nathan disekolah, dia tampak tak bersemangat karena Clara sedang sakit. Setelah melewati koridor, Nathan pun akhirnya masuk di ruangan ujiannya. "Woi Nath, tumben, lo berangkat agak siang gini kenapa lo?" tanya Angga. Sementara Nathan hanya melirik sekilas sahabatnya itu dan tidak beniat untuk menjawab pertanyaan sahabatnya itu. Angga dan Irfan saling berpandangan lalu menggidikkan bahu mereka. Mereka sama-sama bingung, sebenarnya apa yang terjadi dengan Nathan? Tetttt....tetttt...tettt... Bel berbunyi menandakan waktu ujian telah dimulai, Nathan mengerjakan dengan tenang dan serius. Tidak usah diragukan lagi akan kepintaran Nathan. Disisi lain ada Angga dan Irfan yang sedang lirik melirik, sudah suatu kebiasaan mereka untuk menyontek, terkadang juga mereka berbisik kepada

