Berangkat ke Luar Negeri

2597 Words

Terik matahari mulai menyinari bumi, membuat seorang gadis yang sudah menginjak usia kisaran delapan belas tahun ini mau tidak mau harus terbangun dari alam mimpinya. Dia masih menggeliat-menggeliat manja diatas kasurnya, perlahan Clara mulai membuka matanya, dia menjerjap-jerjapkan matanya berulang kali untuk menyesuaikan cahaya yang mulai memasuki matanya. Clara segera meraih jam weker yang berada diatas nakas disamping kasur king size miliknya. Jam itu menunjukkan pukul setengah enam pagi, dengan nyawa yang masih belum sepenuhnya terkumpul, Clara beranjak dari kasur nya. Clara teringat oleh Revan, dia pun menoleh kembali kearah kasurnya, disana sudah tidak ada Revan. "Revan dimana? ah, mungkin sudah bangun dari tadi kali, kalau enggak sama bang Ilham ya sama papah,mamah." ucap Clara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD