Part 42

1933 Words

"Elica..." Ucap Alex "Hm" "Bisakah kedepan nya kita hidup bersama menjadi satu keluarga?" Keduanya saling bertatapan cukup lama, karena Elica juga tertegun dengan ucapan Alex baru saja. Elica lah yang memutuskan kontak mata dengan Alex, dia tersenyum seraya melihat kearah perut nya yang sudah besar itu. Dia mengelus perut nya sendiri dengan lembut, layaknya dia tengah menyentuh calon buah hati nya secara langsung. "Kau sering mengatakan hal itu Alex, dan kau pasti tau jawabannya." Ujar Elica dengan tenang. "Tapi kau tidak memberi ku kesempatan apapun Elica." Sahut Alex Elica menatap lagi Alex dengan tatapan hangat. "Bukankah kita bisa mengasuh anak ini bersama-sama, tanpa harus ada pernikahan. Apakah itu bukan suatu kesempatan bagi mu?" Tanya Elica yang mulai serius. "Tidak cuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD