sesampainya di rumah sakit , dion segera memberikan tulang - belulang itu kepada tim forensik.
berjam-jam mereka menunggu , akhirnya salah satu dr tim forensik itu pun keluar dr ruangan.
"bagaimana dok hasilnya?" tanya kazumi
"maaf namun pemilik tulang itu berbeda jauh dengan tuan yamamoto"
"baiklah kalau begitu , terima kasih dok" ucap kazumi yg tampak sedih mendengar laporan tersebut.
sedangkan taylor , bernafas lega karena ia kira mereka beneran menemukan jasad ketua. sedangkan dion yang melihat wajah taylor yg senang merasa aneh dengan nya.
"kok kamu malah kayak senang gitu?" tanya dion langsung to the point kepada taylor
"ah... tdk , saya hanya menghela nafas karena sdh mengantuk , maaf " alesan taylor
dion hanya menganggukkan kepalanya , di dlm hati nya ia msh mencurigai taylor.
setelah mendengar semua penjelasan tim forensik , mereka pun akhirnya kembali ke markas pusat dan keesokan harinya kembali mencari jasad dr ketua geng itu.
selama satu bulan lamanya , mereka berusaha mencari jasad ketua di seluruh pulau jepang ini. namun hasilnya tetap nihil , mereka tidak menemukan apapun selain jasad orang lain.
akhirnya kazumi pun menyerah dengan hilang nya ayahnya itu dan ia mulai menobatkan dirinya sebagai ketua geng yubitsume yg baru. dan selama pencarian , ternyata seorang kazumi mempunyai rasa suka kepada taylor.
yang awalnya ia membantunya saat ia sedang kabur dr kejaraan para pengawal ayahnya karena dipaksa menikah sampai ia harus satu tim dengan taylor untuk mencari keberadaan ayahnya itu.
sedangkan taylor , ia sdh bersiap-siap untuk meninggalkan geng yubitsume dan mencoba untuk kabur. sebenarnya ia tidak bisa keluar dr geng yubitsume kecuali ia menghianati geng tersebut atau memang sudah melakukan kesalahan yg paling besar.
namun karena taylor hanya menjalankan tugas terakhirnya sebagai pembunuh bayaran akhirnya ia memutuskan untuk segera pergi dr negara itu sebelum rahasianya di ketahui.
mlm harinya sebelum meninggalkan geng tersebut , taylor berencana untuk mengajak anggota lainnya untuk berpesta bersamanya di rumah kosnya.
jam menunjukan pukul 20:00 dan semua tamu pun sdh datang ke rumah taylor. dlm pesta itu , ternyata taylor juga mengundang kazumi untuk datang ke pestanya
"terima kasih telah datang" ucap taylor sambil menundukkan kepalanya
"tidak ush berterima kasih , lagi pula kau sdh banyak membantu ku , jd ini balasan ku" ucap kazumi lalu masuk ke dlm rumah taylor
pesta berlangsung sangat meriah , di sana terdapat beberapa permainan kasino , bar dan juga beberapa perempuan mlm yg ikut hadir untuk menemani para anggota yubitsume.
sedangkan taylor hanya duduk dan melihat dr kejauhan kemeriahan pesta yg dibuatnya itu. tak lama kemudian kazumi pun datang ke tempat taylor.
"knp kamu tidak ikut ?"
"ah tidak ush , aku cukup duduk di sini dan menikmati segelas minuman ku"
"lalu buat ap kamu membuat pesta semeriah ini?"tanya kazumi yang bingung dengan ap yg dilakukan oleh taylor
"hanya ingin berterimakasih kepada semua anggota karena sdh baik dan mau mmengajarkanku dengan tulus" jawab taylor sambil meneggukkan minumannya
"kau mengatakan itu seperti ingin pergi saja " ucap kazumi yg juga meneggukan minumannya
mendengar hal itu tiba" saja taylor merasa susah untuk menelaln minumannya.
"kamu knp" tanya kazumi yang melihat taylor seperti kesakitan
"maaf aku permisi dulu " ucap taylor lalu pergi menuju toilet
tak lama kemudian dion pun datang ke arah kazumi.
"miller knp?"
"entahlah , mungkin sakit perut"
dion hanya menganggukan kepalanya
"ap ketua mau menari dengan ku" tanya dion sambil mengulurkan tangannya
kazumi menganggukkkan kepalanya dan menerima uluran tangan dion , setelahnya dion pun menggandeng tangan kazumi sampai ke tengah lalu menari bersama mengikuti alunan musik nya.
sedangkan taylor yang sudah sampai di kamar mandi merasa takut kalau kepergiannya akan di ketahui oleh kazumi. setelahnya ia segera membasuh wajah nya lalu kembali ke pesta. lalu ia kembali duduk di dekat meja bar.
"Ap sdh lega?" Tanya dion bersama kazumi menghampiri taylor yg sdh kembali duduk di meja bar
"Hah?!"
"Bukankah kau pergi ke toilet untuk buang air besar" jelas kazumi
"Ah iya , sdh sangat lega , oh ya apakah kalian mau bermain kasino?"
"Tentu saja , ayo" ucap kazumi langsung menarik lengan taylor dan dion
Mereka semua menikmati pesta itu hingga tengah mlm dan tinggalah taylor dan kazumi yg berada di pesta itu.
"Mil...ler" ucap kazumi yg sdh mabuk parah
"Iy?"
"Aku menyukai mu" ucap kazumi sambil menunjuk ke arah taylor
Taylor hanya diam dan berniat untuk mengantar kazumi kembali ke rumahnya.Taylor pun segera menggendong kazumi masuk ke mobilnya.
"Ap kau menyukai ku juga" tanya kazumi yg sdh berada di mobil
"Maaf"
"Kamu jahat" ucap kazumi sambil memukul lengan taylor
Taylor kembali diam dan menjalankan mobilnya menuju rumah kazumi. Sesampainya disana , ia segera menggendongnya menuju kamarnya lalu pulang ke rumah.
Sesampainya di rumah ia segera membereskan beberapa barangnya lalu di bawanya ke mansionnya. Jd selama ini taylor tinggal di dekat markas pusat geng yubitsume supaya identitas nya tidak di ketahui oleh mereka.
Setelahnya , ia pun memasukan beberapa dokumen penting nya dan masuk ke dlm pesawatnya.
"Kembali ke amerika dan turun di bandara pribadi" ucap taylor kepada pilotnya sebelum masuk ke dlm pesawat
"Baik tuan"
Keesokan harinya , kazumi yg baru saja bangun memegang kepalanya karena pusing dan berlari ke arah kamar mandi karena perut nya merasa mual.
"Hueeekkkk"
Setelahnya , ia pun kembali mengingat siapa yg telah mengantarnya kembali ke rmh. Lalu ia pun berjalan menuju ruang makan.
"Maaf bi , kemarin siapa ya yg mengantar saya" tanya kazumi yg sdh berada di ruang makan
"Pria non , tp bibi gk tau namanya"
"Orgnya kayak gmn ya bi?"
"Wah , wajahnya kayak org Amerika gitu non"
Setelah di beritahu , org yg pertama di pikirian kazumi adalah taylor , lalu ia pun mencari foto taylor dan melihatkannya kepada bibi.
"Ap ini org nya bi?"
"Benar sekali non , wah apakah itu pacar non"
"Ah bukan bi , kalau begitu terima kasih ya" ucap kazumi lalu pergi dan kembali masuk ke kamarnya
Sesampainya di kamar ia segera mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke markas pusat. Setelah siap ia pun berangkat menuju markas pusat , namun sebelum itu , ia membeli beberapa makanan untuk dimakannya bersama taylor.
Sesampainya di sana , kazumi segera masuk ke dlm kantor tersebut.
"Ad ap ini?" Ucap kazumi yg melihat org" seperti ingin berantem saja
"Maaf ketua , namun hingga saat ini miller belum juga datang ke markas ini" ucap tonny
"Bagaimana bisa? , Ap kalian telah menghubungi nya"
"Sdh , namun tidak ad jawaban " lapornya
Kazumi pun segera keluar dan pergi menuju rumah yg taylor tinggal. Sampai di sana , kazumi segera menggedor rumah itu , namun tidak ad yg menyahut.
"Milller keluar lah" teriak kazumi
Org yg tinggal di dekat rumah taylor pun keluar karna mendengar suara teriakan kazumi yg mengganggu.
"Maaf nona , ap anda bisa kecilkan suara anda"
"Ah... Maaf tuan , hmm ap tuan tau org yg berada di rumah ini pergi ke mana?"
" Oh kemarin mlm kalau gk salah ia sdh pergi dr rmh ini berserta kopernya , kurasa ia sudah pindah rumah"