26 MENGEJARMU

597 Words

Satya memegang pipinya yang masih memerah dan terasa panas akibat tamparan tangan Dewi. Dia tidak menyangka wanita itu akan menamparnya begitu saja. Tapi dia tersenyum saat ini, perjuangan akan dimulai. "Aku  bukan w************n, dan satu kali lagi kamu juga menyamar menjadi Seto kan? buat apa Satya.." Bibir Dewi terlihat membengkak akibat ciumannya tadi. Sebenarnya Dewi menerima ciuman itu bahkan menikmatinya. Tapi saat pintu terbuka dan seorang perawat masuk untuk memeriksa lukanya yang memang sudah mengering, Dewi langsung mendorongnya mundur dan langsung menampar pipi kirinya. Hal itu membuat perawat yang baru saja akan memeriksanya itu langsung melangkah keluar dari kamar lagi. Setelah itu Dewi malah duduk di sofa putih yang ada di depan brankar. Menutup wajahnya dengan kedua tangan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD