CHAPTER 29 – HIDUPKU Ruby merasa bersyukur sekarang karena Juan tidak bisa membaca pikirannya. Karena secara tidak sengaja dia tiba-tiba saja membayangkan bagaimana jika bibir Juan yang panas itu lagi-lagi melumat habis bibirnya. Bisa-bisa dia akan terbakar dengan rasa sensasinya. Tanpa menyahut lagi Ruby berlari menuju kamar kecil untuk mengganti gaunnya. Beberapa menit kemudian Ruby keluar dan terkejut melihat Juan baru saja membuka kemejanya dan menampakkan tubuh bagian atasnya yang keras dan berbentuk. Pria itu seolah tidak memikirkan kesehatan jantungku, pikirnya dalam hati—karena dengan tindakan Juan seperti itu ada yang berdetak semakin keras dalam dad@ Ruby. Sambil menutup mata dengan tangannya Ruby berkata, "Kau bisa tidak sih berganti pakaian di ruang tertutup? bisa kan

