KEDAMAIAN

1338 Words

  CHAPTER 20 - KEDAMAIAN Ruby menatap Juan dengan ekspresi gusar. Aku sudah bilang, biar aku saja yang menyampaikan pelan-pelan ke Mama! Aku sudah berusaha sepelan mungkin. Juan berkelit sambil melihat ke arah pintu masuk, adikmu datang. Beberapa saat kemudian seorang gadis muda masuk sambil berseru, "Kak Ruby?" Hillary langsung menghampiri Margareth yang sudah tergeletak di atas sofa. Dahinya mengerut melihat ke arah Juan dengan ekspresi bertanya ‘siapa dia?’ di wajahnya. Tatapannya cukup lama ke arah Juan—mungkin karena dia begitu terpesona oleh ketampanan pria itu. Lagi-lagi pikiran itu membuat Ruby berdecak. “Heh! Kamu sedang apa?!” Ruby menegur adiknya. Tolong abaikan isi kepala adikku, Juan. Tidak mungkin, aku menghargai kejujuran adikmu. Sedang menyaksikan keindahan duniawi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD