CHAPTER 44 - YANG Laima mengakhiri percakapannya setelah berjanji untuk mencari tahu lebih dalam tentang calon suaminya itu dan akan menghubungi Anthony. Tepat setelah itu suara Juan kembali menggema di kepala Ruby. Itu artinya Ruby sama sekali tidak boleh memikirkan tentang pembicaraannya tadi dengan Laima. Aduh, apa bisa ya? Cemas Ruby dalam hati. Bisa apa? Kau belum tidur?! Tanya Juan. Aku mau tidur, jangan ganggu. Ruby mencoba memejamkan matanya agar cepat tertidur dan suara Juan menghilang dengan sendirinya. *** Ruby menggerakkan kepalanya di atas tempat tidur dan terpaku pada jendela kaca yang mengarah ke balkonnya. Sepertinya pagi ini sangat cerah, karena sinar mentari yang masuk ke dalam kamarnya begitu terang. Namun, udara dalam kamar masih terasa dingin menyentuh kulitnya

