CHAPTER 33 - UNTUK Ruby baru saja akan menuju ke kamar Juan, dia berjalan sendirian. Namun, langkahnya terhenti ketika Rahina menghadangnya di tengah jalan. Dalam hati dia bertanya-tanya apa yang diinginkan wanita pencari perhatian itu. Wajahnya saja penuh kelembutan tapi hatinya berkabut, batinnya geram. Ruby yakin sekali pasti ada yang salah dengan wanita itu, tidak mungkin sesempurna kelihatannya, pikirnya. "My Lady Ruby," sapa Rahina sok formil. Suaranya yang begitu lembut bagai beledu, siapa saja pasti akan mengira kalau wanita ini adalah wanita berhati mulia luar dalam. Walaupun kecurigaan Ruby diakuinya tanpa alasan, tapi dia tidak bisa memungkiri instingnya yang mendapati kesempurnaan Rahina pastilah hanya cover-nya saja. Ada kesalahan yang lain yang tidak bisa Ruby temukan pada

