CHAPTER 49 – SAMPAI Odiv menggantikan Dimitri mengemudikan mobilnya, dan Anthony ditempatkan di kursi paling belakang. Ekspresinya belum berubah semenjak keluar dari tempat Randall tadi. Dia masih sesekali memegangi hidungnya yang sudah tidak mengeluarkan darah. Dan hal itu sedikit mengganggu Ruby—merasa Juan terlalu keras terhadap Anthony yang berhati sangat lembut itu. Kau tahu itu tidak keras sama sekali untuk pria lembut sepertinya. Dia saja yang manja dan mencari perhatianmu. Sahut Juan dalam kepala Ruby. Bagaimana tidak keras, hidungnya sampai berdarah begitu! "Ya, kurasa kau memang yang harus dipersalahkan di sini!" tukas Juan dengan suaranya. Ruby merasa pria itu sedang menjawab pikiran Anthony sekarang. Aku menolehnya ke belakang dan mendapati ekspresi Anthony yang tegang

