20. Bad Boy

1647 Words

Luna menangis di kamar yang kini sudah di kuncinya dari dalam. Setelah menutup kembali pintu kamarnya, Reyhan duduk termenung di pinggir tempat tidurnya. ~Apa yang udah gue lakuin sih? Kenapa Luna sampai nangis kejer gitu? Apa gue kurang cakep, di mata Luna?~ Reyhan yang masih bertelanjang d**a, lalu berdiri dan berjalan ke arah kaca. Di pantulan cermin, Reyhan menatap dirinya dari atas sampai bawah dan bolak balik melihat apa yang salah pada dirinya. "Wajah gue cakep ko, orang bilang juga gitu." Reyhan mendekatkan wajahnya ke kaca, dan melihat wajahnya dengan teliti. "Bibir gue juga ngga kasar." Reyhan memegang bibirnya. "Badan gue juga oke. Sixpack. Walaupun ga segede 'Ade Rai' tapi gue nggak kalah lah, dari model-model iklan s**u massa otot itu." Reyhan melihat badannya bolak-bali

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD