23. Perang Dunia

1568 Words

Hari Senin pagi Luna yang tidak ikut bergabung sarapan dengan anggota keluarganya yang lain, berangkat ke kantor pagi sekali sebelum matahari terbit. Di ruang kerjanya belum ada seorang pun juga yang datang, kecuali Luna sendiri. Luna duduk manis sendiri di meja kerjanya. Luna yang sedang asik membuat laporan, dikagetkan oleh Karin yang baru saja datang dan seperti kebakaran jenggot. "Aduhh Luna,, gimana dong tolongin gue Luna. Pleeaaasse." Karin yang baru datang langsung mengguncang-guncang bahu Luna. "Aduhh apaan sih Mba Karin. Diem kenapa sih, Luna lagi ngebut bikin laporan nih." Luna langsung berhenti mengetik dan memandang Karin. "Ih, nanti dulu lah kerjanya masih pagi buta gini juga. Bantuin gue dulu dong, Lun." Karin yang memohon-mohon seperti anak kucing yang minta dipungut. "I

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD