Pagi hari. Tok, tok, tok. "Non Luna,,," Bi Mari mengetuk pintu kamar Luna. Tok, tok, tok. "Non,, nanti telat Non. Bangun Non." Bi Mari. Luna yang sedang tertidur, membuka matanya perlahan setelah mendengar suara Bi Mari. "Iyaa Bii,, Luna udah bangun." Luna yang masih mengantuk menjawab Bi Mari. ~Ah, jam berapa ini?~ Luna menggeliat dan bangun dari tempat tidurnya mengambil ponselnya yang ia letakkan di meja. "Ya udah Non, kalo gitu Bibi ke bawah dulu nyiapin sarapan ya Non." Bi Mari. "Iya, makasih Bi." Luna sambil duduk di tepi tempat tidurnya. ~Ahhh males banget, masih ngantuk. Ngga bisa tidur nyenyak, gara-gara kemarin malam.~ Luna sambil memegang ponselnya mengingat kejadian semalam dengan Reyhan. "Eh ada pesan, nih. Dari siapa ya?" Luna membuka pesan yang masuk ke ponselnya.

