bab 24

1391 Words

Bahagia di atas kasur itu efeknya ternyata sampai ke mana-mana ya. Gue baru paham semenjak nikah. Yaiyalah, gue anuan juga setelah nikah. Apalagi setelah drama gue sama Alisa, rasanya kalau ada kebahagiaan kecil aja, gue senyumnya udah nggak tanggung-tanggung. Alisa mau minta apa pun, gue jabanin. Minta beliin pizza jam setengah dua malam, gue rela ngucek-ngucek mata dan buka hape. Dia minta dianterin ke salon di tengah terik panas di weekend, gue jabanin. Yang belum gue jabanin adalah foto bareng sama Abimana siapa itu gue nggak kenal. Yang m**m film Dono itu. Gila aja si Al minta gue cari rumahnya dan motret mereka berdua. Nggak sudi. Nggak akan pernah. Kelakuan Alisa makin ke sini makin menjadi, Man. Menjadi iblis maksudnya. Gue heran kenapa bisa makin cinta sama makhluk kayak begitu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD