Ola benar-benar lupa jika selera makan Nero sangat berbeda darinya. Ia, yang notabene adalah orang Indonesia asli, tidak begitu menyukai nasi sehingga memang jarang memasak nasi setiap kali dirinya memasak. Kentang dan roti adalah hal wajib yang harus selalu Ola makan layaknya nasi bagi Nero. “Aku akan memesannya dari restoran Cina.” Viola hendak berbalik sebelum cekalan tangan kuat Nero mencegahnya bergerak. Sekujur tubuhnya langsung memanas dan ia mengingat saat mata mereka tadi bertatapan. Ini konyol! Seharusnya ia tidak boleh seperti ini. Bahkan tadi, dengan bodohnya, Ola berdiri lama sekali di dalam ruang gantinya hanya untuk memilih apa yang sebaiknya ia pakai. Berapa kali ia meraih satu gaun, berganti ke gaun lainnya, sebelum memutuskan memakai celana dan kaos yang sama sekali ti

