Tawa kecil masih menghiasi bibir Ola saat ia melihat tombol angka yang bergerak ke atas itu. Jika ia tidak bergerak cepat untuk menutup lift itu, bisa dipastikan jika Nero akan memaksanya mengantar hingga ke depan pintu kantornya. Walaupun tidak merasa keberatan menghabiskan beberapa menit lagi bersama Nero, mereka harus fokus pada pekerjaan agar semuanya selesai tepat waktu sehingga bisa makan malam berdua seperti yang sudah direncanakan. Hati Ola merasa agak sedikit berdebar, tetapi ia mengingatkan dirinya bahwa itu mungkin hanya karena ia akan mendengar fakta tentang ibu kandung Nero. Jujur saja, itu agak membuatnya gugup. Mungkin Nero juga merasakan hal yang sama karena harus membicarakan hal itu dengan dirinya yang notabene adalah orang asing. Dirinya sendiri menyimpan rahasia yang

