“Nu, sekali lagi terima kasih ya buat hari ini kamu sudah membantuku,” kata Audrey yang masih duduk di tempat tidur. Sejak insiden kakinya yang keram tadi, Audrey sempat merasa panik hingga membuat nafasnya sesak serta badannya melemas. “Iya sama- sama Rey, sekarang kamu istirahat saja agar besok kamu pulang dalam keadaan baik sehingga tidak membuat Om Angga khawatir,” ucap Danu sambil bangkit dari kursi untuk segera keluar dari kamar tersebut. Danu merasa tidak enak berlama- lama di kamar wanita walau dengan keadaan pintu terbuka tapi ia takut kalau orang lain salah paham saat melihatnya. Danu berniat ingin bergabung dengan yang lainnya di halaman belakang karena ia merasa tidak enak sedari tadi sibuk dengan Audrey saja. Untung saja mereka bertiga masih duduk di Sofa sambil mendengarkan

