Pukul enam sore Bima dan Danu telah sampai di Restoran yang telah di persiapkan oleh Danu tadi siang. Disana pun sudah ada Audrey yang terlihat cantik dengan gaun pendek selutut berwarna biru gelap. Gadis itu menyambut kedatangan Bima dengan senyum lebar dan hati yang sangat bahagia. Gadis itu mengira kalau Bima akan membatalkan perjodohan tersebut dan melamarnya malam ini. kenapa Audrey bisa berpikir begitu karena Papanya tak memberitahukan jawaban Bima saat itu saat mereka bermain golf bersama. “Bima..” panggil Audrey yang mulai berdiri. “Tak usah berdiri Audrey, duduklah.” Suruh Bima sebelum wanita itu menghampiri dirinya serta memeluk dirinya seperti biasa. Bima sangat tahu kalau ini tempat umum, ia juga ingin menjaga nama baiknya dan juga Audrey kala ada Paparazi yang bersembunyi.

