Bab 27

1353 Words

Setelah selesai makan malam Mama Anna mengajak mereka semua untuk berbicara di ruang tamu agar Karina dan Bima bisa memilih beberapa contoh undangan dan dekorasi untuk acara pernikahan mereka berdua. Karina mau tak mau harus duduk berdampingan dengan Bima sambil melihat- lihat beberapa undangan namun belum ada yang cocok. Sedangkan Bima walau sedang memilih beberapa undangan ia masih saja melirik paras cantik wanita yang akan menjadi calon istrinya itu. “Senang, akhirnya dua bulan lagi kamu akan jadi milik aku.” Kata Bima dalam hati masih sambil tersenyum. Namun kini tangannya meraih satu undangan yang berada di meja saat ia sempat melihat binar mata Karin yang seakan tertarik pada benda tersebut. Kini kedua tangan keduanya saling menggenggam undangan yang sama. Hal itu membuat Karin refl

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD