Move On

1519 Words

Suasana kampus sudah seperti yang kubayangkan. Sangat ramai dan semarak. Banyak mahasiswi yang datang ditemani oleh orang tua serta kerabat mereka. Tidak berbeda denganku yang sedang berbalas pesan dengan Kak Saga. Hanya Kak Saga dan Kak Sarah. Tidak ada Ibu. Mengingat hal itu membuatku sedih untuk beberapa saat. Andai Ibu ada di sini sekarang. Ken menurunkanku tepat di depan gerbang kampus. Tadinya dia hendak mengantarku sampai ke dalam, tapi aku menolak. Apa yang akan kukatakan pada kakak serta teman-temanku jika mereka bertemu Ken? Sebenarnya aku bisa saja jalan kaki dari samping gedung yang tembus ke jalan raya depan kampus. Jalan tikus tersebut sering aku lewati bersama Kia saat kami malas mengendarai mobil. Ah, Kiara tidak akan bergabung bersama kami siang ini. Padahal wisuda adal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD