Rein & Maria (5)

1155 Words

Rein & Maria Part. 5 *** "Aku melakukannya atas dasar keinginanku sendiri. Aku ingin bebas dari bayang-bayangmu, makanya aku memutuskan pergi." Maria mengucapkannya dengan wajah tenang. Sedangkan Rein menatap gadis itu dingin. Mereka duduk di atas sofa apartemen mewah pria itu. Mereka sampai disana satu jam yang lalu. Teh hangat yang tersedia di atas meja kini tak lagi mengepul. Rein untuk beberapa detik diam, sebelum tertawa. Tawa yang terbahak-bahak, membuat Maria kebingungan. "Ucapanmu sungguh melukaiku. Kau tau?" Rein tersenyum miring. "Aku tau ibu yang memintamu untuk pergi dariku, tapi kenapa kau mengatakan hal itu? Apa yang kau pikirkan?" "Karena memang hal itu menjadi salah satu penguatku untuk pergi darimu." ucap Maria menatap Rein. Pria itu bangkit dari kursinya, M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD