Lima Puluh Lima

2499 Words

Fadli baru saja tiba di rumahnya sekitar pukul 7 malam. Ia melihat sudah ada papa dan mamanya yang sedang makan malam di meja makan. Pemandangan itu jarang sekali dia lihat karena kedua orangtuanya sibuk dengan urusan masing-masing. Sejak kecil Fadli kurang mendapat kasih sayang dan perhatian. Terlebih ketika karir politik papanya terus menanjak, Fadli merasa seperti hidup sendirian di dunia ini. Dia mungkin memiliki segalanya, rumah yang mewah dan besar, fasilitas yang lengkap, uang saku yang berlimpah, apapun bisa dia dapatkan berkat kekayaan dan jabatan orangtuanya, kecuali kasih sayang dari keluarga yang hangat. Sejujurnya Fadli sudah muak dengan papanya yang selalu bersikap seperti orang baik di depan publik. Tidak ada yang tahu jika Tommy Iskandar adalah pria dingin yang selalu men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD