Delapan Puluh Satu

1140 Words

Baron langsung menghubungi Adrian untuk menyampaikan kabar duka tersebut. Mereka lalu janjian untuk bertemu di rumah sang pemilik toko bahan kimia. Kebetulan rumahnya terletak tidak jauh dari toko. Di sana juga ada Taka yang sudah datang lebih dulu. Juga, beberapa pelayat yang menyampaikan rasa duka cita. Baron dan Taka memutuskan untuk langsung bertemu dengan keluarga pria tua itu. Orang yang pertama kali mereka temui adalah istrinya. Matanya sembab, tatapan matanya kosong, tentu tidak ada seorang pun yang siap dengan kehilangan. Apalagi jika orang pergi untuk selama-lamanya adalah orang paling kita sayangi dan sudah menjadi bagian dari hidup kita. Itulah yang dirasakan sang istri, beliau bercerita bahwa saat ini dia hanya tinggal berdua dengan suaminya. Mereka menghabiskan masa tua be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD