Chapter 19

1163 Words

"Sebastian." Megumi menghampiri Sebastian yang sedang mengobrol dengan beberapa karyawan mereka. Kehadiran Megumi yang langsung memeluk lengan Sebastian tentu sangat mengejutkan semua orang bahkan Sebastian sendiripun terlihat sangat terkejut. "Ada apa?" Namun Sebastian masih bisa mengendalikan keterkejutannya. Jangan ragukan kemampuan berakting mereka. Mereka sudah melakukannya selama satu tahun lebih. "Makan siang bersama di ruanganku." Sebastian mengangguk dengan senyum manis. Pria itu berpamitan pada beberapa karyawan yang berteriak iri melihat perlakuan manis Sebastian pada Megumi. Megumi mencibir dalam hati. Masih tidak mengerti kenapa para wanita itu masih tidak menyadari bagaimana bejatnya tingkah laku Sebastian. "Kenapa tiba-tiba mengajakku makan bersama?" tanya Sebastian. Mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD