Kening Megumi berkerut dalam saat melihat Sebastian melambaikan tangan ke arahnya. Megumi berniat pulang menggunakan bus setelah mengobrol dengan Rosie namun ternyata ada Sebastian yang menunggunya di halte. Tanpa mobil. Pria itu terlihat sangat mencolok di tengah keramaian. "Sudah selesai?" tanya Sebastian. Dia menggenggam tangan Megumi. "Sudah. Aku bertemu dengan Rosie. Kenapa kau ada disini? Dimana mobil dan supirmu?" tanya Megumi. Megumi sangat tahu, Sebastian tidak suka berada di tempat seperti ini. "Menunggu di sebelah sana." Sebastian menunjuk ke seberang jalan. Mobil Sebastian memang terparkir disana. "Kau masih ada urusan lain?" tanya Sebastian. Megumi menggelengkan kepala. Megumi tidak memiliki urusan lagi. Dia sudah selesai. "Kalau begitu kita pulang." Sebastian mengge

