TZT-40

1543 Words

"Aku takut...." cicit Ellinda yang semakin erat memeluknya. Farel menatap tajam pada sebuah tangan yang melingkar erat di pinggang pemuda itu. Selama ini, mantan sahabatnya tak pernah memeluknya seerat itu saat mereka masih bersahabat. Tetapi sekarang, dengan mudahnya Ellinda memeluk tubuh Arion dari belakang. Seolah hanya Arion yang dapat melindunginya dari amarah dirinya dan Davin. Dulu, Erinna tak pernah takut akan kemarahan mereka. Bahkan, gadis itu dengan sengaja menyulut amarah si kembar. Setiap hari ia selalu membully Natasha, hingga berakhir pada perkelahian antara kakak-beradik. Hal itu sudah biasa terjadi. Namun, setelah bangun dari koma, sesosok Erinna memang benar-benar berubah. Ia tak pernah melawan si kembar ataupun Farel. Ia selalu bersikap cengeng dan tampak lemah. Hingga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD