Rayyan memperhatikan sikap Tiara yang gugup. "Ada apa dengan masa lalumu? Keluargamu?" ranya Rayyan penasaran. "Papaku.. Dia terlibat dalam kasus kejahatan," jawab Tiara. "Dia... Telah melukai ayahnya Danis.." "Itu sebabnya, aku tadi sedikit canggung. Padahal, aku mengenalnya," Tiara menatap Rayyan. "Awal awal kenal Danis, aku belum tahu soal kasus kejahatan tersebut. Itu sebabnya, setelah tahu, aku jadi canggung." "Ja-jangan menghakimiku karena papaku.." Tiara menunduk. "Aku tidak akan menghakimimu," Rayyan mengangguk angguk, "Itu emua di masa lalu. Lupakan saja... Apalagi, kamu tidak terlibat dalam kasus tersebut. Soal kecanggungan saat ketemu kak Danis, itu sangat bisa dimengerti." "Kalau aku jadi kamu juga mungkin akan menjaga jarak," ucapnya. "Menurutmu, apa Danis jug

