SETERU

1103 Words

Jani menatapnya, begitupun Hana. Tapi keduanya hanya diam tanpa ingin menyapanya. Sosok Jehan memasuki ruangan. Ia menatap Jani dengan kaget. "Ka-kamu.." Jehan hendak bertanya tapi ucapannya terputus. "Ini ruangan private, apa yang kamu lakukan di sini?" Jani melangkah maju dengan baju pengantin ala princess nya. "Keluar!" Jani menatapnya dengan kesal. Ghea dan Radmila saling bertatapan dengan bingung. Siapa perempuan itu? Hana mengikuti langkah Jan dan ikut bicara, "Jani sudah bilang untuk keluar. Apa yang kamu lakukan dengan melamun di sini?" "Ka-kamu dan Asya?" Jehan bicara terputus putus dan tidak mampu menutupi rasa kagetnya. "Bukan urusanmu!" Jani berteriak. "Sudah sudah.." Hana menepuk punggung Jani perlahan. "Eh, disuruh keluar masih saja berdiri di situ,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD