Adis terbangun dan merasa kepalanya sangat pusing. Tubuhnya sedikit berguncang, ia merasa bahwa sedang berada di benda yang bergerak. Dan benar saja Adis sedikit membuka mata dan melihat bahwa dirinya berada di sebuah mobil yang sedang berjalan. Adis tidak dapat bergerak karena tangan dan kakinya terikat. "Sudah bangun nona cantik?" Mata Adis langsung terbelalak saat mendengar suara di sampingnya. "GERRY?!!" Pria yang dipanggil namanya itu langsung tertawa keras. "Tidurlah lagi sayang, perjalanan kita masih jauh," Gerry mengusap puncak kepala Adis. "Mau apa kamu Ger?! Lepasin aku!!" Perintah Adis geram. "Nanti ya sayang, kamu tidur aja dulu, kamu kan lagi hamil nanti kecapean." Adis marah, sangat marah, orang yang dipikirnya baik ternyata tega melakukan hal ini padanya. Mata Adi

