Perut Adis semakin membesar, usia kandungannya sudah tujuh bulan membuatnya lebih cepat lelah jika berjalan atau berdiri terlalu lama. Namun memang dasarnya Adis senang bergerak jadi Kevan lah yang selalu bertugas memijat kaki Adis jika istrinya ini mulai kelelahan. Adis sedang tidak bekerja hari ini dan Kevan mengajaknya untuk ke kantor. Tangan kiri Kevan selalu setia dipinggang Adis hingga keduanya sampai di ruang kerja Kevan. "Nanti siang aku ada meeting, kamu di sini aja ya? Aku udah beliin cemilan buat kamu, dan kalau ada yang kamu mau atau tiba-tiba ngidam sesuatu sebelum aku datang bilang aja sama sekertarisku, aku udah bicara kok sama dia." "Iya Van tenang aja." Kevan mencium bibir istrinya sebentar lalu pamit ke ruang rapat. Adis duduk di sofa single yang sengaja disediakan K

