"Pagi Bu Dokter!" "Kayaknya besok gue harus sediain payung cantik buat lo Al kalau datang lagi," Adis menatap datar Al yang baru masuk ke ruangannya. Al menempati kursi di seberang meja kerja Adis, "yah elah Bu Dokter sinis banget kan gue cuma kangen sama lu Dis." Adis memutar bola matanya lalu fokus pada lembaran kertas dihadapannya, "gue lagi banyak kerjaan Al." "Tenang aja Dis, gue ngga akan gangguin lo kok, beneran, urusan kantor juga udah ada yang bantu handle, gue juga ngga santai kok masih urus--" "--kerjaan di kantor lewat hp jadi ngga akan terbengkalai urusan kantor meski gue main ke tempat lo Dis," potong Adis, "itu kan yang mau lo bilang Al? Sampe hapal gue," kembali Adis memberikan tatapan datar pada Al, Al memamerkan cengiran sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

