Bagian dua puluh enam

1567 Words

Namanya juga Barry. Orang yang nggak bisa ditebak isi kepalanya. Padahal sewaktu sakitnya kumat, Maghia yang merawat. Waktu ponsel Maghia bunyi, suara kuntilanak yang dijadiin nada dering bikin Barry melompat kaget. Setelah itu, dia nggak mau lepas dari Maghia. Badannya gemetaran terus seperti anak anjing yang ketakutan, tapi begitu sehat. Langsung saja lagaknya kayak kaisar, ngasih perintah ini-itu. Memang Maghia babu apa? Kayak tadi, Maghia lagi leyeh-leyeh di kantor menjelang makan siang. Tiba-tiba Barry datang dan bilang mau minum kopi pada Maghia. Gerai kopi terkenal yang paling dekat ada di lantai dasar Mall yang masih satu bangunan dengan hotel. Istilahnya, tinggal salto sedikit 'syuuuuut' sampai deh. Jadi Maghia oke aja sewaktu Barry menyuruhnya untuk pergi beli kopi. Eh, terny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD