"Halo, Papa Ray! Sepertinya Papa masih penasaran dengan nama orang itu. Tapi tenang saja, karena tawaranku masih berlaku." Jojo menyapa yang dilanjutkan dengan suara bisikan. Ia masih saja ingin tahu tentang masa lalu ibunya. "Nanti kita bicarakan lagi. Sekarang lebih baik kau bersiap-siap untuk pergi berlatih beladiri," balas Rayyen mengalihkan perhatian karena muncul Flora didekatnya. "Tumben pagi-pagi sekali kau sudah ada di sini, Ray," ujar Flora merasa heran dengan kehadiran sahabatnya. "Rose mana?" lanjut Flora bertanya karena tidak melihat sosok Rose. "Aku ke sini karena merindukan Si Kembar. Rose sedang ke rumah orang tuanya," balas Rayyen menghempaskan tubuhnya di sofa. "Jangan bohong. Kau baru bertemu mereka kemarin," ujar Flora curiga dengan tatapan menelisik. Alasan Rayy

