"Kenapa kau diam saja? Sebenarnya siapa yang kecelakaan, Sayang?" ulang Flora karena tak mendapat jawaban. "Astaga, Sayang! Kau mengagetkanku saja." Zavier melompat kaget karena terlalu terkejut. Ia terlihat seperti maling yang tertangkap basah oleh warga. "Maaf. Jadi, siapa yang kecelakaan?" tanya Flora lagi. "A-anu ... bu-bukan si-siapa-siapa kok," balas Zavier terbata. Jantungnya berdegup kencang takut Flora akan curiga. "Bukan siapa-siapa kenapa ekspresi wajahmu seperti itu? Apa orang itu orang yang kau kenal?" tanya Flora curiga. Kalau nada bicara Zavier biasa saja, mungkin ia akan percaya. "Ah, tidak. Ini hanya istri dari rekan bisnisku yang mengalami kecelakaan," sahut Zavier berbohong. Ia berusaha keras merubah keterkejutannya agar Flora tidak curiga. Apalagi sampai menge

