“Ughhh....” Zakiya mengeluh, mengerjap-ngerjap, ketika merasakan sebuah cahaya langsung menerpanya kelopak matanya. Wanita itu berdecak ketika melihat pintu kamar mandi yang terbuk, lampunya yang begitu terang sungguh menganggu karena membuatnya bercahaya sendiri di gelapnya kamar ini. Salah satu kebiasaan buruk Zhafif yang baru Zakiya tahu setelah mereka tidur bersama. Pria itu selalu lupa menutup pintu kamar mandi hingga membuatnya terbangun karena silau dari terangnya lampu kamar mandi. Setelah berhasil mengumpulkan setengah nyawanya—ia rasa cukup jika hanya untuk melihat jam. Zakiya sedikit menegakan tubuhnya. Pukul dua malam. Dan, rasanya Ia tidak bisa memejamkan matanya. “Mbak?” Zhafif berjalan ke arah kasur yang langsung ditatap tak suka oleh Zakiya. “Hei, keringkan kaki kamu d

